Minggu, 27 April 2014

Please, don't Ngorok!!


source : jurukunci.net
Ngedenger suara orang ngorok kalo mau tidur itu, kayak ngedapet kiriman paket dari kantor pos tapi setelah dibuka isinya sempak bekas. Acem. Herannya, hidupku gak bisa terpisah sama orang-orang yang seperti ini. 

Contohnya aja, kalo di rumah, ada adikku yang suka ngorok, kebetulan kamar dia bersebelahan dengan kamarku, jadi kalo dia ngorok suara ngorokannya pun bakal kedengeran, alhasil selama di rumah aku suka tidur di depan TV. 

Waktu ngekost di SMA, ada bapak kost yang suka ngorok. Ini lebih hebat lagi, suara ngorokannya lebih kuat dari suara trompet drumband, padahal jarak antara kamarku dengan kamar bapak kost cukup jauh, alhasil aku harus tidur lebih cepat dari dia. 
Sedangkan saat ngekost masa kuliah ini, hampir semua abang kost suka ngorok, meskipun ngoroknya kadang ganti-gantian tiap hari. Iya, ngoroknya mereka udah semacam roster pelajaran, suka ganti-ganti. Alhasil untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa dan tetap terwujud perdamaian dunia, aku harus pakek hendset kalo mau tidur.

Menurutku, cara mengukur daya kreativitas seseorang itu bisa dilihat dari suara ngorokannya. Kalo suara ngorokannya itu-itu aja ‘KHOO...KHOO..KHOO’ tidak berganti-ganti seumur hidup, bisa diukur bahwa dia adalah orang yang memiliki daya kreativitas rendah, alasannya karena suara ngorokannya sama sekali tidak bervariasi. 

Sedangkan kalo ngorokkannya berbunyi ‘KHOO...HUUU...KHOO...HUUU’ sedikit berbeda suara, karena menghirup dari idung mengeluarkan dari mulut, maka bisa diukur bahwa dia adalah orang yang memiliki daya kreativitas sedang. Tetapi, apabila suara ngorokkannya berbunyi ‘KHOO...KHII...KHUU’ terdengar merdu, bisa dipastikan orang tersebut tidak sedang ngorok, melainkan sedang mengaji.

Kali ini, aku akan ngeshare tips-tips menghilangkan suara ngorokkan. Yups, ini sangat penting sekali terkhusus bagi para cewek, karena secantik apapun cewek itu akan kehilangan 75% kecantikannya di mata cowok, apabila diketahui  kalo tidur  suka ngorok. Dan akan kehilangan 99% kecantikannya di mata cowok, apabila diketahui punya kebiasaan makan upil sendiri. 

Nah, untuk menghindari hal itu, ada bagusnya kamu baca, resapi, dan hayati tips-tips di bawah ini :
  •  Perbanyaklah berlatih nada NOT lagu.
Right, dengan berlatih mengucapkan ‘do-re-mi-fa-so-la-si-do’ sebelum tidur, paling tidak meskipun kamu mengorok, suara ngorokkan kamu jadi berbeda. Dari yang semula begini ‘KHOO...KHOO..KHOO’ fals abis, menjadi begini ‘KHOO...DOO...KHOO..REE..KHOO...MII..dst’ kedengeran apaya, aku juga gak tau sih, yang jelas aku nulisnya jadi agak keren aja gitu. Mana tau ketika kamu ngorok seperti itu, tetangga kamu denger dan secara diam-diam dia ngedaftarin kamu ke Guinnes World Record sebagai orang ngorok termerdu se-dunia. Kerenkan.
  • Jangan keseringan nonton film horor
Suara orang ngorok itu gak ada bedanya dengan suara genderuwo lagi ngidam balsem. Pernah liat gak dalam film horor biasanya suara-suara ini bakalan muncul disaat si pemain dalam WC lagi buang ingus (ada gak ya adegan film kayak gini) dan tiba-tiba lampu berkedip hidup-mati-hidup-mati, suara genderuwo lagi ngidam balsem ini terdengar mengerikan, si pemain film pun menjerit ketakutan, dan keesokkan harinya ditemukan tewas dengan keadaan hidung bengkak akibat belum sempat mengeluarkan ingus yang telah membeku.

Secara  sadar atau  gak sadar, film yang kita tonton kadang mempengaruhi kualitas tidur seseorang, terbawa jadi mimpi, dan akhirnya teraplikasi ke prilaku-nya ketika tidur. Contohnya seperti temanku si blekkederr, dia pernah bilang, dia mengalami ‘mimpi basah’ untuk yang pertama kalinya setelah melihat adegan bebek kawin yang tershot secara gak sengaja disalah satu program TV. Kerenkan, begitu jugalah korelasinya suara orang ngorok kalo tidur dengan tingat keseringannya menonton film horor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar